Seminar online seri ke-8 Proteksi Tanaman kembali diadakan pada tanggal 19 Agustus 2020 live di Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Unila. Seminar ini mengangkat tema “Pemanfaatan Musuh Alami untuk Pengendalian Hama Tanaman” dan dibuka langsung oleh Wakil Dekan I, Prof. Purnomo. Narasumber seminar ini didatangkan dari kalangan akademisi yang ahli dibidangnya dan dimoderatori oleh Selvi Helina, M.Sc. dari Jurusan Proteksi Tanaman, Unila. Peserta seminar mencapai 1362 orang yang terdiri dari kalangan industri, akademisi, pelaku pertanian dan masyarakat umum.
Narasumber pertama yaitu Prof. Aunu Rauf, merupakan Guru Besar Purnabakti, Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Beliau memaparkan materi mengenai “Peranan dan arti penting predator dan parasitoid dalam menjaga keseimbangan ekosistem”. Narasumber kedua yaitu Dr. Sudi Pramono, merupakan dosen senior Proteksi Tanaman, FP Unila dengan materi yang disampaikan berjudul “Pemanfaatan predator untuk pengendalian kutu perisai tebu”. Narasumber ketiga yaitu Dr. Suputa yang merupakan dosen di Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, FP Universitas Gadjah Mada dengan materi berjudul “Pengenalan dan pemanfaatan parasitoid dan predator dalam upaya menekan populasi hama contoh kasus pada lalat buah hama dan hama daun kubis”.
Serangga parasitoid merupakan serangga yang hidupnya memparasiti serangga yang lain untuk dapat tumbuh dan berkembang. Serangga ini memperoleh sumber makanan dari inangnya yang mengakibatkan inang akan mati. Sedangkan serangga predator merupakan serangga yang memperoleh makanannya dengan memangsa serangga lain. Baik parasitoid ataupun predator merupakan agens musuh alami yang membantu para petani dalam mengendalikan serangan hama pada tanaman. Dengan mempelajari dan mengenal lebih banyak tentang predator dan musuh alami akan membatu pelaku pertanian khususnya petani dalam menciptakan strategi pengendalian yang ramah lingkungan serta berkelanjutan.
