Webinar “Manajemen Resistensi Hama terhadap Insektisida”

Proteksi Tanaman Unila telah melaksanakan seminar online keempat pada Kamis, 9 Juli 2020 live di Jurusan Proteksi Tanaman, FP Unila. Seminar yang mengusung tema “Manajemen Resistensi Hama terhadap Insektisida” dibuka langsung oleh Dekan FP Unila, Prof. Irwan Sukri Banuwa. Seminar ini mendatangkan nara sumber dari berbagai kalangan dimulai dari dosen hingga praktisi pertanian. Seminar ini membahas mengenai penggunaan insektisida sebagai salah satu metode pengendalian hama, namun dengan penggunaan yang bijak sehingga bisa meminimalkan terjadinya resistensi hama tanaman khususnya dalam hal aplikasi pestisida.

Nara sumber dalam seminar ini yaitu Prof. Hamim Sudarsono yang berasal dari jurusan Proteksi Tanaman, FP Unila. Beliau memaparkan materi yang berjudul “Mekanisme Resistensi Serangga terhadap Insektisida”. Materi ini membahas mengenai pengaruh insektisida pada serangga diiringi dengan perkembangan resistensi dalam populasi. Beliau juga memberikan gambaran mengenai resistensi wereng coklat terhadap insektisida. Nara sumber selanjutnya merupakan Executive Director CropLife Indonesia, Agung Kurniawan, S.S Ing. Beliau memaparkan materi berjudul “Protokol Keamanan Penggunaan Pestisida”. Beliau banyak berbicara mengenai peran CropLife dalam memberikan arahan mengenai penggunaan pestida secara bijak. Selain itu beliau juga menyampaikan materi mengenai strategi penggunaan pestisida berdasarkan konsep PHT dengan mengikuti lima aturan emas.

Nara sumber terakhir adalah Dr. Danarsi Diptaningsari yang berasal dari BPTP Lampung. Beliau menyampaikan materi berjudul “Resistensi Wereng Batang Cokelat terhadap Imidakloprid”. Materi ini berbicara mengenai studi kasus WBC yang ada di Indonesia dimulai dari serangannya, sebarannya dan resistensinya terhadap imidakloprid. Seminar ini dipandu oleh Puji Lestari, M.Si sebagai moderator. Peserta yang mendaftar berasal dari berbagai instansi pemerintah dan swasta, lembaga penelitian dan kalangan umum yang berbagai daerah di Indonesia. Selain sebagai sarana silaturahmi, seminar ini juga bermanfaat karena banyak memberikan informasi kepada pelaku pertanian mengenai aplikasi pestisida yang bijak dan tepat sasaran untuk mengendalikan serangan hama pada tanaman yang ada di Indonesia.

You May Also Like