MUSIM PENGABDIAN DOSEN PROTEKSI TANAMAN

Setelah disibukkan dengan penerimaan mahasiswa baru dan awal kuliah semester ganjil,  pada bulan September ini Dosen Jurusan Proteksi Tanaman disibukkan dengan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Seperti halnya kegiatan Klinik Pertanian Keliling yang difasilitasi oleh Fakultas Pertanian Unila, kegiatan pengabdian pada saat ini dilaksanakan juga di beberapa kabupaten di provinsi Lampung.

Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan dosen Jurusan Proteksi Tanaman umumnya berupa penyuluhan yang terdiri dari kegiatan ceramah dan diskusi, praktek, demonstrasi, dan bahkan ada juga pembuatan demplot. Sebagai contoh, pada kegiatan pengabdian di Desa Sukorejo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Tim pengabdian menjelaskan dengan sangat rinci tentang cara aplikas pestisida secara benar. Pada kegiatan itu diajarkan tentang pengertian pestisida, pembacaan label pestisida, dan cara kalibrasi alat semprot pestisida.


Foto : Praktik kalibrasi alat semprot pestisida oleh Pak Hamim, Pak Agus, Bu Titik dan Pak Purnomo.

Ada juga kegiatan pengabdian tentang Agroekositem dan Tanaman Refugia di Seputih Raman, Lampung Tengah serta pengabdian di Pematang Sawa, Tanggamus tentang upaya mengatasi OPT tanaman Pepaya.


Foto : Tim Pengabdian Proteksi Tanaman di salah satu saung milik kelompok tani Desa Rejo Asri, Seputih Raman, Lampung Tengah.

Kegiatan pengabdian oleh Tim Jurusan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Unila sesungguhnya tidak pernah terhenti. Namun, pada Bulan September ini, karena begitu bsnyaknya kegiatan, tidak salah jika dikatakan pada bulan ini adalah “Musim” nya pengabdian bagi Dosen Jurusan Proteksi Tanaman.